TAK TERGANTIKAN
Malam yang begitu menyesakkan dada, indah, namun hanya kehampaan yang ada, tanpa bulan dan bintang. Kuambil secangkir kopi yang sedari tadi menyendiri di meja samping. Pekatnya kopi tak sepekat pikiranku yang sedang kalut. Sudah beberapa hari ini, aku tidak bisa memejamkan mata entah apa yang tengah mengganggu pikiranku membuatku sulit tidur dan yang lebih aneh lagi, aku yang tidak terbiasa untuk duduk di teras pada malam hari kini menjadi sebuah ketergantungan. Bayangkan saja, aku dapat duduk di teras hingga pukul satu pagi. Mama yang biasanya selalu bawel dengan segala aktivitasku malahan sama sekali tidak berkomentar. Sementara itu, Papa sudah seminggu ini tidak pulang. Mungkin ini semua dampak dari masalah keluarga yang sedang kami alami yang membuat semua orang di rumah merasa aneh dan canggung satu sama lain, jangankan untuk saling bercerita seperti dulu, sekadar bertegur sapa pun jarang.
Kuseruput kembali segelas kopi dalam genggamanku, sambil tak henti memikirkan penyebab dari segala prahara rumah tangga Papa dan Mamaku. Sebenarnya, aku bukanlah sosok yang begitu peduli dengan urusan orangtuaku namun keadaan yang kepalang tidak mengenakkan memaksaku untuk turut campur dalam urusan ini.
“Din! Kenapa kamu masih di luar, Sayang?” suara yang terdengar akrab menegurku dari arah pagar. Suara yang sudah lumayan lama tidak kudengar, suara orang yang selalu memanjakanku , suara Papa.
“Pa…pa??” balasku dengan nada ragu-ragu.
“Iya, Sayang…..”
Aku langsung berlari menyambut Papa yang sedang berdiri di depan pagar. Tanpa rasa ragu sedikitpun kudekati Papa, aku sudah tak sabar untuk bercerita banyak pada Papa dan melaporkan padanya keadaan Mama yang kacau tanpanya.
“Papa? Papa kemana aja aku kangen….” kataku seraya mendekatkan diri ke arah Papa, sosok yang selama ini selalu menjaga dan melindungiku.
“Papa ga kemana-mana, Papa selalu ada didekat kamu kok. Mungkin kamu yang tidak sadar,.” sahut Papa seraya tersenyum.
“Apanya yang didekatku? Sedangkan aku saja sudah seminggu ini ngga ngeliat Papa. Sebenarnya, Papa kemana sih? Aku tanya Mama, dia malah diem aja. Aku bingung deh, kenapa semuanya jadi aneh? Aku ngga tahu apa yang salah, aku merasa benar-benar bingung, Pa. Kita, kan cuma bertiga kalau seperti ini keadaannya aku merasa kesepian, Pa. Belum lagi belakangan ini Mama seperti menghindar dari aku dan akibatnya kami sekarang sudah jarang ngomong, Pa. Papa bisa bayangin, kan? Sebenarnya, ada apa sih, Pa?” ceritaku pada Papa yang sekarang sedang duduk di sampingku.
Seperti biasa Papa hanya tersenyum setiap kali melihat aku melaporkan situasi terbaru padanya, senyum yang bisa menenangkan setiap orang yang melihatnya seperti berkata “semuanya akan baik-baik saja karena aku sudah di sini”. Senyum yang selama seminggu ini aku rindukan.
“Pa? Papa?! Kok malah senyum aja sih?”
“Andini, Sayang. Papa tahu situasi sekarang pasti sangat tidak enak buat kamu, Papa tahu kamu juga merasa sangat kesepian. Tapi, Sayang…Kamu harus tahu satu hal mungkin situasinya akan semakin menyulitkan nanti namun kamu harus tetap tegar dan percaya semuanya akan baik-baik saja,” jawab Papa sambil membelai rambutku.
Sejujurnya, aku tak bisa lagi membayangkan hal yang lebih buruk lagi dari ini. Mendengar kata-kata Papa ada secercah kedamaian yang menyusup ke relung hatiku namun secara bersamaan ketakutan yang besar menguasai pikiranku. Tanpa kusadari tetesan air keluar dari mataku, kupandangi Papa dengan perasaan sedih yang mendalam. Tangan Papa yang dingin mendarat ke pipiku untuk mengusap airmata yang menetes. Tak berapa lama kemudian aku pun sudah terlelap, melayang jauh ke alam mimpi, menjauhkanku dari Papa dan dari segala masalah yang membentang untuk sejenak melupakannya.
* * *
“Din, Dini!!” suara itu dengan segera mengusir bayangan yang dari tadi tengah kurajut dan menghancurkan semua perasaan yang terlibat didalamnya. Dengan segera kuhapus airmata yang tak kutahu sejak kapan mulai menggenangi pelupuk mataku.
“Din, dari tadi gue liatin lo, kok selalu ngelamun sih? Yah, meskipun bukan hari ini aja tapi hari ini lo paling sering ngelamun. Apa hari ini Hari Ngelamun Sedunia?” lanjut Artika, sahabat terbaikku.
Mendengar kelakarnya mau tidak mau aku pun tersenyum, dia memang orang yang bisa membuatku terhibur di tengah masalah yang menghimpitku, Artika, adalah sosok sahabat yang sejati.
“Bukannya hari ini seharusnya lo seneng? Eza yang selama ini lo impi-impiin jadi pacar lo, pangeran berkuda putih yang akan membebaskan putrinya dari siksaan penyihir yang jahat, tadi pagi baru saja mengumandangkan cintanya kepada putri Andini Prasetya,” ceplosnya dengan semangat yang berapi-api.
“HALLOO….APA ADA ORANG? Ya, ampun…Apa yang di depan gue ini putri yang udah dikutuk jadi batu kali, ya? Gue ngomong dianggurin. Halo?? Andini Prasetya? “
“Eh, iya…iya…gue seneng kok seneng banget malah,“ jawabku singkat namun masih dengan ekspresi datar.
“Seneng?! Ekspresi kaya gini lo bilang seneng?” balasnya sambil menghadapkan wajahku ke cermin kecil yang menjadi pasangan jiwanya, karena selalu menemaninya kemanapun dia pergi.
“Sebenarnya ada masalah apa sih, Din? Lo ngga mau cerita sama gue? Beberapa hari ini lo ngga nyadar apa? Gue juga ikut tersiksa dengan keadaan sobat gue yang sangat amat aneh kaya sekarang ini. Selalu ngelamun, pandangan kosong, bahkan sekarang ini lo jarang banget ngomong. Lo mau nyimpen semua ini sendiri? Ga pa-pa sih, tapi sampai kapan?” nada yang tadinya mengandung semangat juang empat lima seketika berubah seperti seorang ibu yang sangat mengkhawatirkan anaknya.
Diam, bagiku adalah jawaban terbaik sekarang ini, aku tak mau menyeret Artika ke dalam masalahku. Aku tak mau dia merasa iba dan kasihan padaku apalagi merasa sedih. Namun mungkin bagi Artika ini hal yang paling mengecewakan, ketika seorang sahabat menutup diri dari dirinya dan sibuk memikirkan masalahnya sendiri dan seolah tidak menganggapnya ada.
Setelah beberapa waktu, Artika pun menyerah dan beranjak dari sampingku hendak meninggalkanku sendiri dan memberikan peluang bagi gelombang permasalahan kembali bertahta di kepalaku.
“Tik…” kuraih tangan Artika yang ingin pergi.
“Maafin, gue selama ini gue ngga mau cerita sama lo tentang masalah gue bukan karena gue ngga nganggep lo sebagai sahabat gue tapi gue takut lo bakalan merasa sedih sama kaya gue dan malahan iba sama gue…..”
Artika kembali duduk di sampingku dengan wajah ingin tahu namun menenangkan. Kupandangi wajahnya dengan sisa keberanian yang kupunya, kuceritakan semua yang terjadi padaku, Mama, dan kedatangan Papa tadi malam.
“Terus? Setelah lo tanya pembantu lo, mereka bilang Bokap lo ga nginep, gitu? Bahkan ga ada yang tahu kalo bokap lo malem-malem langsung pergi?” selidik Tika.
Kuanggukan kepalaku sebagai tanda setuju. Sungguh, aku tak kuat lagi kalau harus mengeluarkan semuanya sekali lagi.
“Segitu parahnya, ya? Sampai Bokap lo ga mau orang rumah lo pada tahu terutama Nyokap lo?” lanjutnya seraya menepuk-nepuk bahuku.
“Sabar, ya…Tapi kalo menurut gue lo harus ngomong sama Nyokap lo biar masalahnya ngga berlarut-larut dan situasinya jadi bener-bener ngga enak. Lo harus yakinin dia kalo lo bukan lagi anak kecil yang ngga berhak tahu apa-apa. Biar bagaimanapun ini telah menjadi masalah lo juga, karena lo juga bagian dari keluarga Nyokap dan Bokap lo,” tandasnya dengan nada menasihati. Dan sekali lagi kujawab dengan sebuah anggukan.
* * *
Setibanya di rumah, kuletakkan tas dan segera berganti baju. Niatku sudah bulat untuk melaksanakan nasihat dari Artika, aku memang sudah cukup dewasa untuk diperlakukan seperti anak kecil.
Kusantap makan siang sambil menonton televisi, suapan demi suapan berhasil meluncur ke perutku yang memang sedang kosong. Tak tahu kenapa hari ini acara televisi sangat membosankan lagi-lagi acara infotainment yang menyajikan berita para artis dengan sejuta sensasi, kutukar satu per satu channel untuk melihat acara yang mungkin lebih menarik dan pilihanku adalah acara berita yang dahulu sangat disukai Papa sebelum masalah merundung keluarga kami.
“Berita selanjutnya, ditemukan sesosok mayat di daerah sekitar kali Ciliwung. Diduga pria malang ini adalah korban dari perampokan karena ditemukan dalam keadaan luka-luka di sekitar tubuhnya yang diperkirakan korban mengadakan perlawanan ketika kejadian,” sambut si pembawa acara. Layar televisiku langsung dipenuhi oleh gambar pria malang tersebut yang kabarnya selama seminggu lebih terbawa air kali Ciliwung.
Kuperhatikan sosok mayat yang telah membusuk dan membekak karena air. Kemeja lengan pendek berwarna biru berselang garis putih, celana hitam panjang dan ikat pinggang yang sudah lusuh masih mengikat kuat di celananya. Entah mengapa, aku semakin penasaran dengan sosok tersebut mungkinkan itu…..PAPA???
Benar, tampilan Papa malam itu sama seperti yang dikenakan mayat itu dan yang lebih meyakinkanku kalau sosok itu adalah Papa karena ada tato AA di pergelangan tangannya yang mengisyaratkan Andira Arjuna nama Mama dan Papa.
“Sekarang mayat tersebut telah dibawa ke RSCM guna penyelidikan lebih lanjut.”
Tanpa peduli makanan yang ada di hadapanku, aku langsung berlari ke kamar kusambar tas dan dompetku, buru-buru berlari keluar, lari dan terus berlari yang kutahu sekarang aku harus segera ke RSCM, aku harus melihat Papa, aku….
TIN…TIN…TIN…TIN….suara motor yang dari tadi meraung di belakang tak kupedulikan air mata yang semakin deras mulai mengaburkan pandanganku.
“Din!! Dini..” teriakan dari pengendara motor dibelakang memaksaku untuk menoleh.
“Din, ada apa? Kamu mau kemana sini aku anter?” lanjut si pengendara motor yang lantas membuka penutup helmnya, Eza. Ternyata motor yang dari tadi sibuk mengklaksoniku adalah Eza, yang kini telah menjadi pacarku bukan lagi cowo yang selama ini hanya dapat kukagumi dari jauh dan menjadi teman di setiap mimpiku.
“Aku, aku mau ke RSCM,” jawabku tergesa-gesa.
“Ya, udah naik…” katanya seraya menyodorkan helm.
Semuanya berjalan begitu lambat, aku ingin segera bertemu dengan sosok yang membuatku begitu risau, sosok yang selama ini mengerti aku, sosok yang menjadi teman sejati, sosok yang begitu memanjakanku…PAPA. Kupererat pelukanku pada Eza kuharap dia tidak keberatan karena sekarang aku sangat butuh sandaran. Sejurus kemudian aku dan Eza telah sampai di RSCM, kutinggalkan Eza yang sedang memarkirkan motornya, kuberlari sekuat tenaga menyusuri lorong RSCM yang kupikirkan hanya satu hal yaitu aku harus menemukan Papa.
“Mba..Korban perampokan yang baru saja di bawa kesini dimana, Mba?” tanyaku pada seorang suster yang duduk di belakang kursi resepsionis.
“Oh, di kamar mayat. Dari sini lurus aja, mentok belok kiri.”
Kuucapkan terima kasih seraya berlari, tak berapa lama kemudian aku sudah sampai di sana, kamar mayat, dengan langkah gontai kutelusuri jalan menuju ruangan itu. Masih seperti mimpi bagiku yang kuharap bila ini mimpi segera bangunkan aku. Airmataku mengalir semakin deras, aku tak ingin percaya bahwa di dalam sana ada orang yang sangat berarti bagiku, orang yang begitu mengerti aku, orang yang selama ini selalu ada bagiku, orang yang selalu membelaku manakala Mama menghukumku, orang yang menjadi sandaranku selama ini...PAPA, membujur kaku tak bernyawa. Saat ini aku sudah tak sanggup lagi melangkah serasa ada satu ton batu yang diikatkan ke kakiku namun tiba-tiba ada yang menggandeng tanganku dan seperti menguatkanku, mengisi kembali tenaga yang terkuras, kutengok dengan tenaga yang masih tersisa, Eza sudah disampingku sambil tersenyum dan mempererat genggaman tangannya. Kubuka pintu kamar yang tidak dikunci itu dengan tangan yang bebas dan perlahan terbuka. Yang pertama kali kulihat adalah Mama yang sedang berlari keluar sambil menangis, ya… Mama menangis sejadi-jadinya seperti anak kecil yang kehilangan barang kesayangannya memaksaku mendekatinya dan memeluknya. Kami berdua pun menangis bersama karena rasanya ada sesuatu yang ingin keluar dan tak lagi dapat kami bendung. Sekarang kami benar-benar berdua, tak ada lagi sosok Papa. Kuharus dapat menerima semuanya, mungkin ini yang Papa bilang keadaan yang semakin menyulitkan namun aku juga harus tegar dan kuat seperti pesannya.
* * *
Pa, aku akan kuat, Pa…Seperti yang Papa bilang. Papa juga akan terus ada didekat aku, kan? Ya kan, Pa? Papa...Aku ngga akan bisa melupakan Papa walaupun aku tahu kenapa Mama dan Papa ribut, walaupun Papa sudah tidak setia pada Mama. Tapi aku akan setia, Pa. Aku akan setia menjaga Mama dan aku akan selalu sayang sama Papa sampai kapan pun karena bagiku Papa tak tergantikan.
Minggu, 29 November 2009
Rabu, 21 Oktober 2009
DB2
DB2 adalah salah satu famili atau kerabat dari Relational Dataase Management System (RDMS) yang merupakan poruk software dalam IBM dimana mereka terdapat dalam satu line yang sama yaitu Information Management Software. Meskipun mereka berbeda edisi dan versi dari DB2, namun dapat dijalankan pada device yang sama atau satu mainframe yang sama. Kebanyakan DB2 selalu mengacu pada DB2 Enterprise Server Edition yang bisa dijalnkan pada system operasi Unix (AIX), Windows, Linux dan Z/OS server. Kekuatan DB2 juga berbeda dengan edisi IBM InfoSphere Warehouse.
a. Edisi DB2
DB2 untuk Z/OS (sebagai system operasi) merupakan tampilan produk tradisional yang tersedia di pasar atau pada Valu Unit Edition dimana konsumen atau penggunanya dapat membayar online dalam satu One-Time Charge.
DB2 untuk Linux, Unix dan Windows memiliki tiga edisi bagian yang terpisah yaitu Express Edition, Workgroup Server Edition dan Enterprise Server Edition.. Di setiap edisinya memiliki perbedaan grup dan feature untuk masing-masing ukuran workload.
Ada juga DB2 Express-C yang tidak mengenakan biaya atau donasi. Edisi ini disebut juga edisi Free atau gratis yang diperuntukkan bagi penggunaan database Oracle dan Microsoft SQL Server, kecuali apabila DB2 Express-C memiliki limit jumlah pengguna atau ukuran database. DB2 Express-C dapat digunakan pada Windows, Linux, Solaris, dan mesin Mac OS X dari berbagai ukuran tetapi perlengkapan yang akan digunakan hanya 2 CPU dan RAM yang berkapasitas 2 gigabyte. Didukung dengan penerimaan yang free atau gratis dan forum Web publik. IBM menawarkan penyatuan dengan telepon yang mendukung subskrisi dimana memperbolehkan pengguna untuk menggunakannya pada 4 CPU dan RAM yang berkapasitas 4 gigabyte.
DB2 untuk I (basic DB2/400) adalah reinkarnasi dari edisi ketiga dari DB2 yang sangat dekat dan dapat langsung dijumpai pada system operasi pada mesin IBM System I.
DB2 juga merupakan kekuatan IBM InfoShere Warehouse dimana menawarkan kapasitas data Warehouse. InfoSphere Warehouse menawarkan beberapa perbedaan edisi yang tersedia bagi z/OS, Linux, Unix, dan Winndows.
b. Informasi Teknik
DB2 dapat diadministrasikan dari masing-masing command line atau dari GUI. Command Line interface menyediakan berbagai informasi mengenai produk yang dpat dengan mudah dimengerti dan di automatisasi. GUI adalah multiplatform Java klien yang mengandung variasi wizard yang cocok untuk pemula. DB2 didukung juga dengan SQL dan XQuery. DB2 memiliki implementasi langsung terhadap penyimpanan data XML dimana data XML adalah XML yang bukan merupakan data relasi atau CLOB data untuk akses tercepat menggunakan XQuery.
a. Edisi DB2
DB2 untuk Z/OS (sebagai system operasi) merupakan tampilan produk tradisional yang tersedia di pasar atau pada Valu Unit Edition dimana konsumen atau penggunanya dapat membayar online dalam satu One-Time Charge.
DB2 untuk Linux, Unix dan Windows memiliki tiga edisi bagian yang terpisah yaitu Express Edition, Workgroup Server Edition dan Enterprise Server Edition.. Di setiap edisinya memiliki perbedaan grup dan feature untuk masing-masing ukuran workload.
Ada juga DB2 Express-C yang tidak mengenakan biaya atau donasi. Edisi ini disebut juga edisi Free atau gratis yang diperuntukkan bagi penggunaan database Oracle dan Microsoft SQL Server, kecuali apabila DB2 Express-C memiliki limit jumlah pengguna atau ukuran database. DB2 Express-C dapat digunakan pada Windows, Linux, Solaris, dan mesin Mac OS X dari berbagai ukuran tetapi perlengkapan yang akan digunakan hanya 2 CPU dan RAM yang berkapasitas 2 gigabyte. Didukung dengan penerimaan yang free atau gratis dan forum Web publik. IBM menawarkan penyatuan dengan telepon yang mendukung subskrisi dimana memperbolehkan pengguna untuk menggunakannya pada 4 CPU dan RAM yang berkapasitas 4 gigabyte.
DB2 untuk I (basic DB2/400) adalah reinkarnasi dari edisi ketiga dari DB2 yang sangat dekat dan dapat langsung dijumpai pada system operasi pada mesin IBM System I.
DB2 juga merupakan kekuatan IBM InfoShere Warehouse dimana menawarkan kapasitas data Warehouse. InfoSphere Warehouse menawarkan beberapa perbedaan edisi yang tersedia bagi z/OS, Linux, Unix, dan Winndows.
b. Informasi Teknik
DB2 dapat diadministrasikan dari masing-masing command line atau dari GUI. Command Line interface menyediakan berbagai informasi mengenai produk yang dpat dengan mudah dimengerti dan di automatisasi. GUI adalah multiplatform Java klien yang mengandung variasi wizard yang cocok untuk pemula. DB2 didukung juga dengan SQL dan XQuery. DB2 memiliki implementasi langsung terhadap penyimpanan data XML dimana data XML adalah XML yang bukan merupakan data relasi atau CLOB data untuk akses tercepat menggunakan XQuery.
Minggu, 11 Oktober 2009
Pengantar Basis Data
LINGKUNGAN BASIS DATA
Basis data merupakan sumber informasi yang dapat dipakai bersama. Setiap pemakai membutuhkan pandangan yang berbeda terhadap data yang disimpan di dalam basis data.
Tujuan Utama:
Menyediakan pemakai melalui suatu pandangan abstrak mengenai data, dengan menyembunyikan detail dari bagaimana data disimpan dan dimanipulasikan.
Tiga tingkatan arsitektur basis data ANSI-SPARC
- Tingkat Eksternal
Adalah cara pandang pemakai terhadap basis data juga menggambarkan bagian data yang relevan bagi seorang pemakai tertentu. Cara pandang secara eksternal hanya terbatas pada entitas, atribut dan hubungan antar entitas (relationship) yang diperlukan saja.
- Tingkat Konseptual
Adalah kumpulan cara pandang mengenai basis data juga menggambarkan data yang disimpan dalam basis data dan hubungan antara datanya.
Hal-hal yang digambarkan dalam tingkat konseptual :
- semua entitas beserta atribut dan hubungannya
- batasan data
- informasi semantic tentang data
- keamanan dan integritas informasi
3. Tingkat Internal
Adalah perwujudan basis data dalam computer dan menggambarkan bagaimana basis data disimpan secara fisik di dalam peralatan storage yang berkaitan erat dengan tempat penyimpanan / physical storage.
Tingkat internal perlu hal-hal yang diperhatikan, diantaranya :
- alokasi ruang penyimpanan data dan indeks
- penempatan record
- deskripsi record untuk penyimpanan (dengan ukuran penyimpanan untuk data elemen)
- pemampatan data dan tehnik encryption
Data Sub Language
Adalah subset bahasa yang dipakai untuk operasi manajemen basis data.
Dua data sub language:
- Data Definition Language (DDL)
Digunakan dalam mendefinisikan struktur atau kerangka dari basis data, didalamnya termasuk record, elemen data, kunci elemen dan relasinya.
2. Data Manipulation Language (DML)
Digunakan untuk menjabarkan pemrosesan dari basis data, fasilitas ini diperlukan untuk memasukan, mengambil, mengubah data. Dml dipakai untuk operasi terhadap isi basis data.
Dua jenis DML :
1. Procedural DML : untuk mendefinisikan data yang diolah dan perintah yang akan dilaksanakan.
2. Non Procediral : untukmenjabarkan data yang diinginkan tanpa menyebutkan bagaimana cara mengambilnya.
Programmer aplikasi menggunakan bahasa-bahasa seperti COBOL, Informik, dll (host language). Pemakai terminal menggunakan bahasa Query (missal SQL) atau menggunakan program aplikasi (yang dirancang oleh programmer). DBA lebih banyak menggunakan bahasa DDL dan DML yang tersedia dalam DBMS.
DBMS mempunyai tugas untuk menangani semua bentuk akses kepada basis data, secara konsep:
- Pengguna menyatakan permintaan akses menggunakan DBMS.
- DBMS menangkap dan menginterpretasikan
- DBMS mencari :
- Eksternal / Conceptual Mapping
- Conceptual Schema
- Internal Mapping
- Internal Schema
- DBMS melaksanakan operasi yang diminta terhadap basis data tersimpan. Proses 1 sampai dengan 4 dapat dilakukan secara interactive atau dicompilie dulu.
Modul Data
Adalah kumpulan konsep yang terintegrasi yang menggambarkan data hubungan antara data dan batasan-batasan data dalam suatu organisasi. Fungsinya untuk mempresentasikan data sehingga data tersebut mudah dipahami.
Untuk menggambarkan data pada tingkat eksternal dan konseptual digunakan model data berbasis obek atau model data berbasis record.
1. Model Data berbasis objek
Menggunakan konsep entitas, atribut dan hubungan antar entitas. Beberapa jenis model data berbasis objek yang umum adalah :
~ Entity relationship
~ Semantic
~ Functional
~ Object-oriented
2. Model Data berbasis record
Basis data terdiri dari sejumlah record dalam bentuk yang tetap yang dapat dibedakan dari bentuknya. Ada 3 macam jenis model data berbasis record yaitu :
~ Model Data relasional
~ Model Data hierarki
~ Model Data jaringan
Data Independence
Tujuan utama dari 3 tingkat arsitektur adalah memelihara kemandirian data (data independence) yang berarti perubahan yang terjadi pada tingkat yang lebih rendah tidak mempengaruhi tingkat yang lebih tinggi.
Dua jenis data independence:
1. Physical Data Independence
Internal schema dapat diubah oleh DBA tanpa mengganggu conceptual schema.
2. Logical Data Independence
Conceptual schema dapat diubah oleh DBA tanpa mengganggu external schrma.
Prinsip data Independence adalah salah satu hal yang harus diterapkan di dalam pengelolaan system basis data dengan alas an-alasan sbb:
1. DBA dapat mengubah isi, lokasi, perwujudan dalam organisasi basis data tanpa menggangu program-program aplikasi yang sudah ada.
2. Pabrik / agen peralatan / software pengolahan data dapat memperkenalkan produk-produk baru tanpa mengganggu program-program aplikasi yang sudah ada.
3. Untuk memindahkan perkembangan program-program aplikasi.
4. Memberikan fasilitas pengontrolan terpusat oleh DBA demi keamanan dan integritas data dengan memperhatikan perubahan-perubahan kebutuhan pengguna.
Bahasa Dalam DBMS
Adalah kumpulan program yang mengkoordinasikan semua kegiatan yang berhubungan dengan basis data.
Fungsi DBMS :
1. Penyimpanan, pengambilan dan perubahan data.
Harus menyediakan kemampuan menyimpan, mengambil, dan merubah data dalam basis data.
2. Katalog yang dapat diakses pemakai.
Berisi deskripsi item data yang disimpan dan diakses oleh pemakai.
3. Mendukung transaksi
Menyediakan mekanisme yang menjamin semua perubahan yang berhubungan dengan transaksi yang sudah ada atau yang akan dibuat
4. Melayani concurrency
Menyediakan mekanisme yang menjamin basis data terupdate secara benar pada saat beberapa pemakai melakukan peruahan terhadap basis data yang sama secara bersamaan
5. Melayani recovery
Menyediakan mekanisme untuk mengembalikan basis data ke keadaan sebelum terjadinya kerusakan pada basis data tersebut.
6. Melayani autorisasi
Menyediakan mekanisme untuk menjamin bahwa hanya pemakai yang berwenang saja yang dapat mengakses data.
7. Mendukung komunikasi data
Harus mampu mampu terintegrasi dengan software komunikasi.
8. Melayani integrity
Harus mencakup fasilitas untuk mendukung kemandirian program dari struktur basis data yang sesungguhnya.
9. Melayani data independence
Harus mencakup fasilitas untuk mendukung kemandirian program dari struktur basis data yang sesungguhnya.
10. Melayani untility
Sebuah DBMS sebaiknya menyediakan kumpulan layanan utility.
Komponen DBMS:
a. Query processor : mengubah bentuk query ke dalam intruksi tingkat rendah ke database manager.
b. Database Manager : menerima query dan menguji schema eksternal dan konseptual untuk menentukan apakah record-record dibutuhkan untuk memenuhi permintaan. Kemudian DM memanggil file manager untuk menyelesaikan permintaan.
c. File Manager : memanipulasi penyimpanan file dan mengatur alokasi ruang penyimpanan pada disk.
d. DML Preprocessor : mengubah perintah DML embedded ke dalam program aplikasi dalam bentuk fungsi-fungsi yang memanggil dalam host language.
e. DDL Compiler : mengubah perintah DDL menjadi kumpulan yang berisi metadata.
f. Dictionary Manager : mengatur akses dan memelihara data dictionary.
Komponen Software Utama Database
1. Autorization control : memeriksa apakah pemakai mempunyai wewenang untuk menyelesaikan operasi
2. Command Processor : memeriksa apakah pemakai mempunyai wewenang untuk menyelesaikan operasi
3. Integity checker : memeriksa operasi yang diminta memerlukan batasan integritas.
4. Query optimizer : menentukan strategi yang optimal untuk eksekusi query.
5. Transaction Manager : mengerjakan proses-proses yang dibutuhkan operasi yang diterima transaksi.
6. Sheduler : bertanggung jawab untuk menjamin operasi secara bersamaan terhadap basis data sehingga berjalan tanpa ada masalah antara satu dengan yang lain.
7. Recovery Manager: menjamin basis data tetap konsisten walaupun terjadi kerusakan.
8. Buffer Manager : bertanggung jawab terhadap pemindahan data antara main memory dan secondary storage seperti disc dan tape.
Arsitektur DBMS Multi User
~ Teleprocessing
Dimana satu computer dan sebuah CPU dan sejumlah terminal.
~ Flip Server
Proses didistribusikan ke dalam jaringan sejenis LAN. File server mengendalikan file yang diperlukan oleh aplikasi dan DBMS.
Dengan cara ini, file server berfungsi sebagai sebuah hard disk yang digunakan secara bersamaan.
Kerugian arsitektur file server adalah :
a. terdapat lalu lintas jaringan yang besar
b. masing-masing workstation membutuhkan copy DBMS
c. control terhadap concurrency , recovery dan integrity menjadi lebih kompleks karena sejumlah DBMS mengakses file secara bersamaan.
~ Client Server
Mengatasi kelemahan arsitektur-arsitektur di atas maka dikembangakan arsitektur Client –Server, menunjukkan cara komponen software berinteraksi dalam bentuk system.
Keuntungan client server :
a memungkinkan akses basis data yang benar
a menaikkan kinerja
a jika client dan server diletakkan pada computer yang berbeda kemudian CPU yang berbeda dapat memproses aplikasi secara parallel.
a biaya untuk hardware dapat dikurangi
a hanya server yang membutuhkan storage dan kekuatan proses yang cukup untuk menyimpan dan mengatur basis data.
abiaya komunikasi berkutang
aaplikasi menyelesaikan bagian operasi pada client dan mengirimkan hanya bagian yang dibutuhkan untuk akses basis dta melewati jaringan
ameningkatkan kekonsistenan
aserver dapat menangani pemeriksaan integrity
amap ke arsitektur open-system dengan sangat alami
~ Data Dictionary
Tempat penyimpanan informasi yang menggambarkan data dalam basis data.
Untuk mengerjakan pemeriksaan tersebut data dictionary menyimpan :
a. Nama-nama pemakai yang mempunyai wewenang untuk menggunakan DBMS.
b. Nama-nama data item yang ada dalam basis data.
c. Data item yang dapat diakses untuk pemakai dan jenis akses yang diinginkan. Misalnya : insert, update, delete / read.
Sedangkan untuk memeriksa integrasi data, data dictionary menyimpan:
a. Nama-nama data item dalam basis data
b. Jenis dan ukuran data item
c. Batasan untuk masing-masing data item.
contoh aplikasi dapat dilihat di :http://geocities.com/bunafit_komputer/sim-rentalvcd.htm
Langganan:
Postingan (Atom)